Sampingan

Rumah dan Keluarga Jepara

Bismilllaahirrahmaanirrahiim….

Jepara hari ini berangin panas. Mungkin karena mau perubahan musim. Rumah-rumah banyak yang ditutup karena angin yang kencang. Enaknya kumpul, bercengkrama bersama keluarga.

Bicara rumah, jepara sendiri sekarang cukup padat dibanding sepuluh tahun lalu. Iya, setiap tahun pertumbumbuhan meningkat cuy. Secara umum, gubuk reot dan dihuni manusia tidak ada. Tapi rumah susun di Jepara kota ada. Sok banget ya Jepara nggak ada rumah reot!

Jadi beberapa tahun belakangan pemerintah memberi bantuan bedah rumah. Rumah orang-orang sepuh, tidak mampu dibangun dengan tembok. Tidak besar memang, tapi tidak ambruk saat diterjang angin dan tidak bocor saat hujan.

Jepara yang bukan daerah perumahan rumahnya ya bisa dibilang padat. Tapi ya nggak dempet banget. Adalah gang satu dua meter antar rumah. Tapi banyak juga yang rumahnya dipisahkan tanah lapang. Ya tergantung daerah Jepara mana. Masih daerah desa banget atau daerah yang dekat pinggiran kota.

Kalau di desa tempat saya tinggal, tetangga rumah itu masih saudara. Ada yang satu peranakan ada yang satu buyut. Ya maklumlah wong jaman dahulu itu punya banyak anak. Semisal dapat warisan tanah, ya akhirnya dibagi sama anak cucunya juga.

Karena masih keluarga, setiap kita punya hajat maka saling bantu. Mau saudara atau hanya tetangga dekat rumah ya semua tumplek di dapur. Ketika punya makanan lebih, kita juga saling memberi sepotong dua potong makanan. Ya intinya biar sama-sama merasakan.

Kalau perumahan dan kekeluargaan di Jepara daerah perumahan saya kurang tahu. Tapi rumah di sana memang tidak terlalu luas. Bagi yang punya banyak uang mungkin bisa beli 2-3 petak rumah untuk dibangun satu rumah. Kalau yang orang biasa, satu petak kadang dua lantai kecil.

Dibilang orang Jepara semua ramah dan baik, tidak juga. Namanya hidup bertetangga, kadang ada saja orang yang ketika tetangganya beli kulkas dia ikut beli. Tetangganya dapat lamaran, dia nyirnyir. Semua itu tinggal masing-masing individu sih. Mau di desa atau kota, kalau dasarnya baik ya baik.

Kalau saya bilang, enaknya tinggal di desa itu banyak bahan makanan yang ditanam sendiri. Kalaupun beli, murah lagi. Rumahnya sejuk tanpa AC dan banyak keluarganya. Kalau di daerahmu bagaimana?

Sumber Gambar:
http://www.how-to-draw-cartoons-online.com/cartoon-house.html

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s